AI UNTUK BISNIS
Membuat Brief Konten dengan AI dari Informasi Produk
Untuk membuat brief konten dengan AI, siapkan fakta produk, tentukan pembaca dan tujuan konten, lalu minta AI menyusun arahan yang dapat diperiksa. Pisahkan informasi yang sudah pasti dari ide kreatif dan hal yang belum diketahui.
Brief konten adalah panduan singkat untuk orang yang akan menulis, mendesain, atau merekam materi. Isinya membantu tim memahami pesan utama, bahan pendukung, bentuk konten, dan tindakan yang diharapkan dari pembaca.
Jika catatan produk masih tersebar, mulailah dengan satu produk dan satu konten. Berikut alur yang bisa dicoba menggunakan aplikasi AI percakapan yang diizinkan di tempat kerja Anda.
Siapkan lembar fakta sebelum meminta ide
Kumpulkan informasi yang sudah diperiksa: nama produk, fungsi, spesifikasi, cara pemakaian, serta batas penggunaan. Sertakan asal informasi dan tanggal pemeriksaannya, terutama untuk harga, stok, atau promosi.
Gunakan hanya bahan yang boleh dibagikan ke aplikasi tersebut. Hapus data pelanggan, harga khusus yang bersifat rahasia, dan rencana peluncuran internal jika belum ada izin. Untuk latihan awal, bahan fiktif sudah cukup.
Misalnya, sebuah usaha fiktif menjual tas kerja dengan informasi berikut:
- Nama: Tas Kerja Rapi.
- Bahan: poliester.
- Ukuran: 40 × 30 × 12 cm.
- Kompartemen: satu ruang utama dan satu saku depan.
- Warna: hitam.
- Ketahanan air, kapasitas beban, dan masa garansi: belum dikonfirmasi.
Beri label sumber, misalnya “F1 — lembar spesifikasi produk, diperiksa hari ini”. Jangan mengubah ketiadaan informasi menjadi keunggulan. Bahan poliester saja belum cukup untuk menyatakan tas tersebut tahan air.
Tentukan satu tujuan yang realistis
Sebelum meminta AI menulis, putuskan siapa pembacanya dan apa yang ingin mereka pahami. Untuk contoh tas tadi, pembacanya bisa pekerja yang sedang membandingkan ukuran dan pembagian ruang tas.
Tujuan konten dapat berupa membantu calon pembeli memahami ukuran produk sebelum bertanya lebih lanjut. Bentuknya bisa berupa rangkaian empat gambar di Instagram.
Pilihan ini merupakan keputusan editorial. Ukuran produk adalah fakta; dugaan bahwa pembaca menyukai gaya tertentu perlu diuji. Bedakan keduanya supaya tim tidak menganggap semua isi brief sebagai informasi yang sudah terbukti.
Minta keluaran yang mudah diperiksa
Instruksi yang jelas mengenai konteks, format, dan batas keluaran dianjurkan dalam dokumentasi prompting Anthropic. Untuk latihan ini, gunakan pola berikut:
Susun brief konten empat gambar untuk produk berikut. Pembaca: pekerja yang ingin memahami ukuran dan pembagian ruang tas. Tujuan: membantu pembaca menilai kesesuaian produk dan mengajukan pertanyaan.
Gunakan hanya fakta dalam bahan F1 yang saya tempelkan. Pisahkan fakta produk, usulan kreatif, dan pertanyaan yang perlu dikonfirmasi. Jangan menambahkan klaim tahan air, kapasitas laptop, garansi, harga, atau stok.
Keluaran: tujuan, pesan utama, arahan setiap gambar, fakta pendukung beserta label sumbernya, ajakan bertindak, serta daftar pemeriksaan. Bila informasi tidak tersedia, tulis “perlu dikonfirmasi”.
Bahan F1: [tempelkan lembar fakta yang sudah disetujui].
Label sumber membantu pemeriksaan, tetapi tetap cocokkan isinya dengan bahan asli. AI bisa keliru walaupun jawabannya terlihat rapi. Dokumentasi Anthropic juga menyarankan memberi ruang untuk menyatakan ketidakpastian dan memeriksa klaim terhadap sumber dalam panduan mengurangi halusinasi.
Periksa brief sebelum masuk produksi
Untuk contoh fiktif tadi, arahan awal bisa berisi gambar pertama yang mengenalkan produk, gambar kedua yang memperlihatkan ukuran, gambar ketiga yang menjelaskan ruang utama dan saku depan, serta gambar terakhir yang mengajak pembaca bertanya.
Periksa setiap bagian. Apakah AI menulis “muat laptop 15 inci”, padahal ukuran ruang dalam belum tersedia? Hapus klaim tersebut dan tambahkan pertanyaan untuk tim produk. Apakah AI mengusulkan foto orang membawa tas? Itu boleh dipertimbangkan sebagai ide visual, tetapi foto akhirnya harus menggambarkan produk secara sesuai.
Periksa juga angka, satuan, nama produk, dan ajakan bertindak. Hindari kalimat “stok hampir habis” jika tidak ada data stok yang mendukung. Minta penanggung jawab produk menyetujui fakta sebelum brief diteruskan.
Simpan hasil yang sudah disetujui
Simpan brief dengan nomor versi, tanggal, dan nama pemeriksa. Ketika informasi produk berubah, perbarui bahan sumber dan periksa kembali konten yang terpengaruh.
Cobalah alur ini pada satu produk terlebih dahulu. Nilai apakah penulis atau desainer masih perlu banyak bertanya dan apakah ada klaim yang harus diperbaiki. Hasil percobaan tersebut dapat menjadi dasar untuk menyempurnakan format brief tim.
Jika tim membutuhkan latihan bersama untuk pekerjaan seperti ini, Anda dapat melihat layanan In-house Training AI Workforce dan mendiskusikan kebutuhan pelatihannya.
← Kembali ke daftar artikel